HARIAN NEGERI, Jakarta - Kontingen Indonesia meraih dua medali emas dalam Kejuaraan Tenis Meja Internasional Malaka atau Kejohanan Kebangsaan Pingpong Piala YB Allex Seah KU-19 dan KU-11 yang digelar di Stadium Bola Keranjang, Bukit Serindit, Malaka, Malaysia, Minggu.

Selain dua emas, Indonesia juga membawa pulang dua medali perak dalam ajang yang diikuti peserta dari empat negara, yakni Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Kamboja.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI), Peter Layardi Lay, mengapresiasi capaian para atlet muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Turnamen diikuti 64 peserta di setiap kategori dari empat negara. Kami bersyukur atlet tenis meja Indonesia mampu meraih podium tertinggi di ajang ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Hasil tersebut dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan tenis meja Indonesia berada di jalur yang tepat dan mulai menunjukkan hasil di kancah internasional.

Prestasi membanggakan hadir dari kategori KU-19 yang menghadirkan All-Indonesian Finals pada nomor tunggal putra dan putri.

Mumtaz Alaitsi keluar sebagai juara nomor KU-19 tunggal putra setelah menundukkan Dafi Nanda Fahreza dengan skor 3-2.

Sementara itu, Karinza Matahari menjuarai nomor KU-19 tunggal putri usai mengalahkan Huliatilul Asyiroh Mughnidengan skor serupa, 3-2.

Atas capaian tersebut, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan PB PTMSI.

“Prestasi ini harus jadi motivasi untuk menjadi lebih baik. Semoga ke depan tenis meja Indonesia semakin berprestasi di ajang internasional, baik single maupun multievent, bahkan hingga Olimpiade,” katanya.

Para atlet yang berlaga dalam turnamen ini merupakan hasil pembinaan dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB PTMSI 2025 yang sebelumnya digelar di Banjarmasin.