HARIAN NEGERI, Jakarta - CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menyatakan keyakinannya bahwa pembalap andalan mereka, Marco Bezzecchi, mampu mengalahkan juara bertahan MotoGP Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo pada musim 2026.

Rivola menegaskan bahwa target utama Aprilia pada MotoGP 2026 adalah menghentikan dominasi Marquez, yang tampil impresif sepanjang musim 2025.

“Targetnya sudah jelas, yaitu mengalahkan Marc,” ujar Rivola, dikutip dari Crash, Senin.

Ia menilai perkembangan performa Bezzecchi menunjukkan tren yang sangat positif, terutama setelah pembalap asal Italia itu mengunci dua kemenangan beruntun pada dua seri terakhir musim lalu, yakni GP Portugal dan GP Valencia.

Meski demikian, Rivola juga menyinggung insiden kontroversial yang melibatkan Bezzecchi dan Marquez pada GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Oktober lalu. Dalam insiden tersebut, Bezzecchi menabrak Marquez sehingga membuat pembalap Ducati itu mengalami cedera bahu dan harus absen hingga akhir musim 2025.

“Kejadian itu sangat memalukan dan kami kembali meminta maaf kepada Marc atas apa yang terjadi di Indonesia. Namun, dari sisi lain, kecelakaan itu membuat saya berpikir Marco sebenarnya berpeluang menang di Indonesia dan Australia,” kata Rivola.

Pria asal Italia itu tetap optimistis Bezzecchi akan tampil semakin kuat. Ia menilai sepanjang musim 2025, Bezzecchi kerap merepotkan Marquez, termasuk saat balapan di GP Australia.

Sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim baru, Aprilia Racing dijadwalkan mengikuti tes pramusim MotoGP yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari mendatang.

Baca Juga: Mahkamah Konstitusi