HARIAN NEGERI, Jakarta - Promotor tinju Eddie Hearn mengungkapkan bahwa mantan juara dunia kelas berat tak terbantahkan, Anthony Joshua, merasa sangat bersyukur dapat selamat dari kecelakaan maut yang merenggut nyawa dua rekan satu timnya di Lagos, Nigeria.

“Dia (Anthony Joshua) benar-benar bersyukur,” kata Eddie Hearn saat membagikan pembaruan mengenai kondisi Joshua melalui akun media sosialnya, yang dipantau di Jakarta, Senin.

Joshua diketahui menjalani perawatan di rumah sakit pada Desember 2025 setelah kendaraan jenis SUV yang ditumpanginya bertabrakan dengan sebuah truk yang sedang berhenti di luar kota Lagos. Insiden tersebut terjadi hanya sekitar 10 hari setelah petinju asal Inggris itu merayakan kemenangannya atas Jake Paul.

Kecelakaan tragis tersebut menewaskan dua rekan Joshua, yakni Sina Ghami dan Latif “Latz” Ayodele. Prosesi pemakaman keduanya telah dilangsungkan pada awal Januari 2026.

Setelah peristiwa itu, Hearn mengaku telah bertemu langsung dengan Joshua dan merasa lega melihat kondisi petarungnya yang berangsur membaik.

“Senang bisa bertemu kembali dengan Anthony Joshua hari ini,” tulis Hearn.

Ia menilai peraih medali emas kelas super berat Olimpiade London 2012 tersebut memiliki ketahanan mental dan kekuatan luar biasa yang sangat menginspirasi. Namun, Hearn mengakui bahwa peristiwa kecelakaan itu merupakan pengalaman berat yang membutuhkan waktu panjang untuk pemulihan, baik secara fisik maupun mental.

Selain bersyukur atas keselamatannya sendiri, Hearn menambahkan bahwa Joshua juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dan cinta yang diberikan banyak pihak kepada mendiang Latz dan Sina.

Dalam unggahannya, Hearn turut membagikan video Joshua yang terlihat tengah berlatih ringan menggunakan sepeda statis. Menurut Hearn, waktu menjadi faktor utama dalam proses pemulihan petarung kelas berat tersebut.

“Kini, waktu tampaknya menjadi satu-satunya jalan penyembuhan baginya,” ujar Hearn.