HARIAN NEGERI, Jakarta - Empat pesilat Indonesia membuka peluang menambah medali emas pada SEA Games Thailand 2025 setelah berhasil menyingkirkan lawan-lawannya pada babak semifinal yang berlangsung di IMPACT Arena Muang Thong Thani, Nonthaburi, Selasa.
Keempat pesilat tersebut adalah Prasong Muhammad Zaki yang menundukkan wakil Filipina Benitez Gremart dengan skor 51-29 pada nomor men's class C (55–60 kilogram).
Kurnia Tito Hendra Septa juga memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan pesilat tuan rumah Thailand, Keangkaew Natdanai, dengan skor ketat 65-62 pada nomor men's class E (60–65 kg).
Sementara itu, Melani Safira Dwi yang tampil di nomor women's class B (50–55 kg) melangkah ke final usai mengatasi perlawanan pesilat Filipina Ibutnande Hanna Mae dengan skor telak 60-21.
Pesilat lainnya, Mustakim Khoirudin, turut mengamankan tiket final nomor men's under 45 kg setelah menang tipis atas wakil Vietnam Nguyen Duc Hau dengan skor 49-47.
Prasong dan kawan-kawan dijadwalkan tampil pada laga final yang akan digelar Rabu (17/12). Mereka berpeluang menambah koleksi medali emas bagi Kontingen Indonesia yang hingga Selasa (16/12) pukul 18.00 WIB telah mengoleksi 61 medali emas.
Sebelumnya, cabang olahraga pencak silat menyumbangkan emas perdana untuk Kontingen Merah Putih melalui nomor seni beregu putra pada Minggu (14/12). Tim yang diperkuat Andika Dhanireksa, Rano Slamet Nugraha, dan Asep Yuldan Sani keluar sebagai juara setelah meraih nilai 9,965, unggul atas tim Singapura yang memperoleh 9,935 poin.

Komentar