HARIAN NEGERI, Jakarta - Kedua pemain memastikan tempat di partai puncak setelah memenangi laga semifinal yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu. An Se Young melaju ke final usai memperoleh kemenangan walkover setelah lawannya, Chen Yu Fei asal China, memutuskan mundur karena alasan kebugaran.

Sementara itu, Wang Zhi Yi mengamankan tiket final dengan menaklukkan wakil India Pusarla V. Sindhu dua gim langsung dengan skor 21–16, 21–15.

Baca Juga:
Bank Rakyat Indonesia

Sepanjang turnamen, An Se Young dan Wang Zhi Yi sama-sama menunjukkan performa dominan dengan selalu memenangi pertandingan dalam dua gim, menegaskan posisi mereka sebagai rival utama di sektor tunggal putri dunia.

Final Malaysia Open 2026 juga menjadi ulangan partai puncak edisi sebelumnya. Pada Malaysia Open 2025, An Se Young tampil sebagai juara setelah menundukkan Wang Zhi Yi dua gim langsung 21–17, 21–7.

Secara keseluruhan, laga kali ini menjadi pertemuan ke-21 antara kedua pemain. An Se Young masih unggul dalam rekor pertemuan dengan 16 kemenangan, sementara Wang Zhi Yi mencatatkan empat kemenangan.

Rivalitas keduanya mencapai puncaknya pada musim 2025 ketika mereka bertemu sebanyak delapan kali, seluruhnya terjadi di partai final turnamen BWF World Tour. Pertemuan terakhir berlangsung pada BWF World Tour Finals 2025, dengan An Se Young kembali keluar sebagai pemenang lewat pertarungan tiga gim 21–13, 18–21, 21–10.

Pertemuan di Malaysia Open 2026 menghadirkan nuansa déjà vu sekaligus menjadi panggung awal persaingan keduanya di musim baru. An Se Young berpeluang melanjutkan dominasinya, sementara Wang Zhi Yi datang dengan ambisi membalikkan keadaan dan keluar dari bayang-bayang sang rival.

Final ini menjadi penanda penting apakah dominasi An Se Young akan terus berlanjut atau justru Wang Zhi Yi mampu membuka babak baru dalam rivalitas tunggal putri dunia.