HARIAN NEGERI, Jakarta - Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menumbangkan juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro dengan skor meyakinkan 3-1 (25-17, 23-25, 25-18, 25-20) pada lanjutan Proliga 2026 yang digelar di GOR Voli Indoor Sport Center Sumut, Deli Serdang, Minggu.
Kemenangan tersebut menjadi bukti solidnya koordinasi pemain lokal Phonska Plus dengan legiun asing mereka dalam meredam agresivitas Megawati Hangestri dan kawan-kawan.
Phonska Plus langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dengan mengandalkan kombinasi serangan Arneta Putri, Medi Yoku, Shella Bernadheta, serta duet pemain asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko. Mereka memimpin 15-9 pada pertengahan set pertama sebelum menutup set dengan skor 25-17.
Memasuki set kedua, tensi pertandingan meningkat. Jakarta Pertamina Enduro yang dimotori Tisya Amallya mulai menemukan ritme permainan. Service ace Megawati Hangestri menyamakan kedudukan menjadi 10-10, sebelum Pertamina Enduro berbalik unggul 16-14.
Pada momen krusial saat Phonska Plus unggul 24-22, pelatih Pertamina Enduro Bullent Karsioglu meminta timeout. Keputusan tersebut membuahkan hasil, karena Pertamina Enduro tampil lebih fokus untuk merebut set kedua dengan skor 25-23.
Phonska Plus merespons cepat pada set ketiga. Serangkaian spike dan blok dari Oleksandra Bytsenko membawa tim asal Gresik itu unggul jauh 8-2, bahkan memperlebar jarak menjadi 16-7 di pertengahan set. Spike keras Annie Mitchem kemudian memastikan kemenangan Phonska Plus pada set ketiga dengan skor 25-18.
Pada set keempat, Pertamina Enduro sempat berupaya memaksakan pertandingan berlanjut ke full set. Kontribusi Lana Shcherban membawa tim Jakarta unggul 10-6 di awal set. Namun, Phonska Plus perlahan mengejar hingga mendekatkan skor 11-12, menyamakan kedudukan 15-15, lalu berbalik unggul 19-17 sebelum menutup set keempat dengan kemenangan 25-20.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Bullent Karsioglu mengakui timnya belum tampil dengan kekuatan penuh karena sejumlah pemain mengalami masalah kesehatan.
“Kami baru menjalani tiga pertandingan. Kami masih memiliki peluang ke final four,” ujar Bullent.
Sementara itu, pelatih Gresik Phonska Plus Alessandro Lodi menyebut kemenangan timnya tidak lepas dari persiapan matang dalam mempelajari lawan.
“Setiap bermain, kami selalu mempelajari kelebihan dan kekurangan lawan,” ujar pelatih asal Italia tersebut.

Komentar