HARIAN NEGERI, Jakarta — Konfederasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (KN Pordasi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Tahun 2026 secara hibrida di Jakarta, Rabu. Rakernas tersebut menitikberatkan pada penguatan sinergisitas organisasi dalam menjalankan program pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga berkuda nasional.

Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Ade Lukman, menekankan pentingnya sinergi yang kuat, baik dari sisi organisasi maupun program kerja yang dijalankan KN Pordasi ke depan.

“Saya berharap lebih banyak waktu dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan program kerja,” ujar Ade Lukman dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan bahwa Rakernas II KN Pordasi harus menjadi momentum evaluasi organisasi sekaligus forum strategis untuk merumuskan program kerja yang mampu mendorong peningkatan prestasi atlet.

Mewakili empat Federasi Nasional (FN) Pordasi, Ketua FN Pordasi Equestrian Dewi Larasati atau Tike menyampaikan apresiasi atas kehadiran KONI Pusat serta seluruh pengurus provinsi (Pengprov) anggota empat FN Pordasi yang mengikuti rakernas.

“Ini menjadi momen penting silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk menghadapi berbagai dinamika yang dihadapi,” kata Tike.

Sebelum Rakernas resmi dibuka, Sekretaris Jenderal FN Pordasi Polo, Hendra Sukanto, selaku Ketua Panitia Pelaksana Rakernas, menegaskan bahwa Rakernas II KN Pordasi 2026 menjadi momentum strategis dalam mempercepat implementasi transformasi organisasi.

“Rakernas Empat FN Pordasi 2026 yang digelar serentak menjadi momentum sekaligus akselerasi transformasi organisasi. Tantangan dan lanskap olahraga berkuda saat ini sangat berbeda karena kita telah menjadi organisasi yang mandiri, adaptif, dan agile. Pordasi tidak lagi dapat dikelola dengan pendekatan lama, melainkan membutuhkan cara kerja baru yang profesional, responsif, dan berbasis kolaborasi,” ujar Hendra.

Baca Juga: mendukung