HARIAN NEGERI, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir memberikan motivasi langsung kepada tim boccia Indonesia yang tampil dominan pada babak penyisihan grup ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand. Erick menyaksikan pertandingan dari tribun penonton di Indoor Stadium, His Majesty the King's 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Rabu.
Pada pertandingan tersebut, atlet Indonesia Muhamad Afrizal Syafa tampil gemilang di nomor Men’s Individuals BC1 dengan membungkam wakil Myanmar dengan skor telak 12-0.
“Saya melihat Rizal ini sebelumnya beregu meraih medali perak di Paralimpiade Prancis. Dan hari ini dia tampil luar biasa dengan kemenangan 12-0,” ujar Menpora Erick Thohir dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Dominasi Indonesia juga ditunjukkan di sektor putri. Handayani berhasil meraih kemenangan atas wakil tuan rumah Thailand pada nomor Women’s Individuals BC1 dengan skor 5-1.
Menpora Erick menegaskan agar seluruh atlet boccia Indonesia tetap menjaga fokus dan konsistensi demi meraih hasil terbaik, tidak hanya di ajang ASEAN Para Games, tetapi juga di level dunia.
“Rizal harus tetap fokus, jangan hanya unggul di satu gim lalu lupa diri. Yang menarik tadi dari sektor putri, Yani (Handayani) melawan wakil tuan rumah di nomor N1, N2, dan N3 menang 5-0,” kata Erick.
“Kemudian Thailand mengubah strategi dengan lemparan jarak jauh. Sempat membuat deg-degan, tapi alhamdulillah mereka hanya mendapat satu poin. Kedua atlet kita luar biasa, selamat,” tambahnya.
Pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, kontingen Indonesia mengikuti 18 cabang olahraga, di antaranya para cycling, para atletik, para bulu tangkis, para tenis meja, sepak bola cerebral palsy (CP), dan bola basket kursi roda.
Cabang olahraga para cycling menjadi pembuka raihan medali emas bagi kontingen Merah Putih. Pada nomor Men’s Time Trial (31,2 km) kategori B, Nurfendi dan Mufti Fadilah Salma tampil impresif hingga finis terdepan dan mengamankan emas untuk Indonesia.

Komentar