HARIAN NEGERI - Jakarta, Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Muhammad Senanatha, mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang terus memperkuat komunikasi dan soliditas dengan Panglima TNI serta Jaksa Agung. Menurutnya, langkah tersebut merupakan pesan penting bahwa sinergi antarlembaga negara harus senantiasa dijaga demi kepentingan bangsa.
Senanatha menilai, di tengah berbagai dinamika yang berkembang di ruang publik, komunikasi yang dibangun oleh para pimpinan lembaga penegak hukum mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas nasional serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
"Sinergi antarlembaga merupakan fondasi penting dalam membangun penegakan hukum yang efektif. Apa yang ditunjukkan Kapolri melalui penguatan komunikasi dengan TNI dan Kejaksaan mencerminkan semangat kebersamaan yang patut diapresiasi. Kepentingan bangsa harus selalu menjadi orientasi utama di atas kepentingan sektoral," ujar Senanatha.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik, ancaman kejahatan lintas negara, hingga kebutuhan memperkuat kepastian hukum. Oleh karena itu, koordinasi yang erat antara Polri, TNI, dan Kejaksaan menjadi modal strategis dalam memastikan negara hadir memberikan perlindungan dan rasa keadilan kepada masyarakat.
Menurut Senanatha, publik membutuhkan keyakinan bahwa seluruh instrumen negara berjalan dalam semangat kolaborasi dan saling menguatkan. Karena itu, langkah Kapolri membangun soliditas bersama TNI dan Kejaksaan menjadi teladan bahwa perbedaan kewenangan antarlembaga tidak mengurangi komitmen bersama dalam mengawal kepentingan nasional.
"Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dipelihara. Negara akan semakin kuat apabila seluruh institusi penegak hukum berjalan dalam satu visi, saling menghormati kewenangan masing-masing, dan bersama-sama mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," tutup Senanatha.


Komentar