HARIAN NEGERI, Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) kembali merencanakan pengiriman atlet ke Kenya untuk menjalani pemusatan latihan (training camp/TC) sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026.
Wakil Ketua Umum PB PASI Tigor Tanjung mengatakan program TC ke Kenya telah masuk dalam agenda pembinaan, meskipun waktu pelaksanaan dan jumlah atlet yang akan diberangkatkan masih dalam tahap pembahasan.
“Ya, akan datang. Belum tahu kapan dan berapa orang. Tapi memang sudah diagendakan untuk kita ulangi lagi,” kata Tigor di Jakarta, Kamis.
PB PASI membuka peluang untuk mengirimkan atlet dalam jumlah lebih banyak dibandingkan TC sebelumnya yang hanya diikuti dua atlet, Robi Syianturi dan Odekta Naibaho. Menurut Tigor, keberadaan rekan latihan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas latihan.
“Yang lalu kan hanya dua. Sebaiknya memang lebih banyak karena mereka perlu juga teman berlari, sparring partner-nya,” ujarnya.
Tigor menjelaskan, waktu pelaksanaan TC ke Kenya akan disesuaikan dengan tahap periodisasi latihan, apakah masuk fase persiapan umum atau persiapan khusus. Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada September.
Ia menilai Kenya sangat ideal untuk persiapan umum, karena karakter latihan di Afrika Timur menitikberatkan pada peningkatan daya tahan (endurance), sebagaimana dirasakan Robi dan Odekta saat menjalani TC selama tiga bulan sebelumnya.
“Banyak sekali porsi ketahanan, endurance. Itu diperlukan untuk masa persiapan umum,” kata Tigor.
Jika digunakan untuk persiapan umum, lanjut Tigor, TC di Kenya idealnya dilaksanakan pada awal tahun. Sementara untuk persiapan khusus yang lebih menekankan aspek teknik dan strategi, PB PASI masih mempertimbangkan lokasi alternatif.
Terkait atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Asian Games 2026, Tigor memastikan PB PASI belum menetapkan nama-nama yang masuk dalam skuad utama.
“Beri kami kesempatan untuk persiapan menuju Asian Games. Kita tahu hajatan Asian Games ini akan paling penting tahun 2026,” ujar Tigor.

Komentar