HARIAN NEGERI, Jakarta - Juara dunia kelas bulu putri World Boxing Association (WBA), Amanda Serrano, kembali memperkuat dominasinya setelah mengalahkan Reina Tellez melalui kemenangan angka dalam pertarungan sepuluh ronde yang berlangsung di San Juan, Puerto Rico, Kamis.
“Kartu skor juri 97–93, 98–92, dan 97–93 secara jelas menunjukkan dominasi Serrano dalam pertarungan sepuluh ronde,” tulis WBA dalam laporan di laman resminya yang dipantau di Jakarta.
Dalam laga tersebut, Serrano tampil agresif dengan output pukulan tinggi dan pergerakan yang konstan, membuat Tellez kesulitan mengembangkan strategi serangannya. Petinju Puerto Rico itu bekerja di balik kombinasi pukulan yang cepat dan tajam, menyerang tubuh serta kepala lawan sambil tetap berada selangkah di depan upaya balasan.
Tellez menunjukkan ketangguhan dan semangat juang dengan terus menekan dan berusaha memotong ring guna memaksakan pertukaran pukulan. Namun, perbedaan kualitas teknis dan pengalaman terlihat jelas sepanjang pertarungan.
Pengalaman dan disiplin taktis Serrano memungkinkannya mengendalikan tempo laga dengan cerdas, menghindari risiko yang tidak perlu, serta memastikan mayoritas ronde berpihak kepadanya. Tekanan yang konsisten dan pukulan bersih secara bertahap melemahkan Tellez, yang mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan pada paruh akhir pertarungan.
Serrano menutup ronde-ronde terakhir dengan dominan, mengamankan kemenangan lebar dan tak terbantahkan. Hasil tersebut memastikan Serrano berhasil mempertahankan sabuk juara kelas bulu WBA dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi kelas bulu wanita.
WBA menilai warisan prestasi Serrano, yang telah mengoleksi sejumlah gelar juara dunia di berbagai divisi, terus berkembang seiring sukses mempertahankan gelar. Kondisi ini menempatkannya pada posisi strategis untuk menghadapi pertarungan unifikasi gelar maupun laga-laga besar di masa depan.
Sementara itu, meski menelan kekalahan, Tellez tetap menunjukkan performa yang patut diapresiasi. Penantang asal Meksiko tersebut belum mampu mengatasi gaya bertarung sang juara, namun semangat kompetitif dan ketahanannya diyakini membuatnya tetap berada dalam radar persaingan di divisi kelas bulu.

Komentar