HARIAN NEGERI, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, menyatakan pihaknya masih memantau perkembangan situasi serta nomor-nomor yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2026.

Pernyataan itu disampaikan menyusul keberhasilan cabang olahraga wushu mencatat prestasi gemilang pada SEA Games 2025, dengan keluar sebagai juara umum setelah meraih lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu.

“Nanti kita lihat karena di nomor seperti pertandingan wushu ini, tuan rumah biasanya mendapatkan privilege dan mereka biasanya tidak mempertandingkan cabang-cabang yang negara lain kuat,” kata Airlangga dalam keterangan audio, Kamis.

Ia menambahkan, unsur subjektivitas dalam penentuan nomor pertandingan masih kerap terjadi. Airlangga mencontohkan pada periode sebelumnya, dua nomor yang seharusnya dipertandingkan justru digabung menjadi satu nomor.

“Di periode yang lalu, seharusnya ada dua nomor, ini digabungkan menjadi satu nomor. Jadi unsur subjektivitas masih tetap ada,” lanjutnya.

Meski demikian, Airlangga mengaku sangat bersyukur atas pencapaian wushu Indonesia di SEA Games 2025 yang dinilai melampaui target awal.

“Itu targetnya tiga emas, tetapi capaiannya kita dapat lima emas, tiga perak, dan satu perunggu. Jadi itu di luar ekspektasi dari target awal kita,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut.

Para peraih medali SEA Games 2025 pada Kamis juga telah menerima bonus yang sebelumnya dijanjikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Terkait hal tersebut, Airlangga memastikan PB WI tidak memberikan bonus tambahan di luar bonus pemerintah.

“Nanti kita lihat. Tapi bonus pemerintah sudah luar biasa. Biasanya cabang olahraga memberikan bonus tambahan, tapi kali ini sepertinya sudah cukup,” pungkasnya.

Sebagai catatan, pada Asian Games Hangzhou 2022, cabang olahraga wushu Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.