HARIAN NEGERI,Sorong - Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat Daya Resmi Dilantik untuk Masa bakti 2026-2029 yang dilaksanakan di Panorama Hotel.

Usia prosesi pelantikan yang berlangsung dengan hikmat, Ketua HIPMI Papua Barat Daya Rob Raffael mengatakan, kehadiran HIPMI di Papua Barat Daya bukan untuk mengambil alih kegiatan proyek yang dikerjakan pengusaha di papua barat daya. Ia berjanji akan membawa investasi untuk daerah.

"Saya berada di Papua Barat Daya bukan menjalankan proyek, namun saya akan membawa investasi ke papua barat daya," kata Raffael, Sabtu (7/2/2026).

Untuk mengembangkan potensi daerah, Raffael mengaku akan bersinergi dengan pengusaha asli papua maupun non papua yang sudah lama berkarya.

Wisatawan manca negara makin banyak yang masuk ke papua barat daya, tak sedikit yang mengeluh tentang tingginya harga tiket. Kehadiran HIPMI PBD kata Raffael diharapkan dapat mendorong pertambahan maskapai dengan tujuan menekan angka naiknya harga tiket pesawat. 

"Banyak yang ingin ke papua barat daya, tetapi harga tiketnya hampir sama ke Jepang. Dengan bertambahnya maskapai diharapkan mampu mengurangi tingginya harga tiket," katanya.

Bagi Raffael, yang perlu disoroti adalah soal kehutanan dan Pertanian, hal ini selaras dengan program kerja Presiden Republik Indonesia. 

"Setiap manusia diberikan hikmat dan kebijaksanaan oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga diperlukan sinergitas untuk memajukan Papua Barat Daya. Semoga HIPMI bisa memberikan kontribusi buat daerah," tutur Rob Raffael.

Pelantikan Kepengurusan HIPMI Papua Barat Daya ini, dilakukan oleh Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Akbar Himawan Buchari.

Ketua umum HIPMI, Akbar Himawan Buchari berharap momentum pelantikan ini merupakan awal kebangkitan HIPMI di Papua Barat Daya. 

Dalam menjalankan roda organisasi kata Akbar yang paling penting adalah melakukan konsolidasi hingga ke pengurus daerah.

Meski ada dinamika dalam sebuah organisasi, bagi Akbar itu merupakan hal biasa, karena dengan begitu akan menghidupkan organisasi tersebut. 

"Saya sudah alami hal seperti itu, karena kalau tidak ada dinamika, tidak ada riak-riak maka organisasi itu tidak hidup," kata Akbar.

Sementara dalam acara pelantikan HIPMI Papua Barat Daya ini, dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nasrauw, Anggota DPR RI, Robert Joppie Kardinal, Ketua DPR Papua Barat Daya dan sejumlah pejabat lainnya.