HARIAN NEGERI, Jakarta – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) periode 2026-2028, Atqiya Fadhil Rahman, bersama jajaran pengurus PII Jawa Barat melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jawa Barat, Nurman.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (26/6/2026) pukul 10.00 WIB ini membahas sejumlah langkah strategis terkait sinergi elemen pelajar dan pemerintah dalam sektor ketahanan pangan.

​Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya proaktif PII dalam menjalankan fungsinya sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah, serta wujud kepedulian pelajar terhadap isu-isu sosial ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat luas.

​Dalam pertemuan tersebut, Atqiya Fadhil Rahman menekankan pentingnya pelibatan generasi muda, khususnya pelajar, dalam memonitoring kebijakan publik di sektor pangan.

​"Silaturahmi hari ini adalah langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret antara PII dan Bulog. Kami menyadari bahwa ketersediaan dan stabilitas harga pangan adalah pilar utama kesejahteraan masyarakat. Selain itu, PII juga memiliki komitmen untuk turut serta mengawal dan menyukseskan program-program strategis pemerintah saat ini, seperti inisiatif Makan Bergizi Gratis, agar distribusinya berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkualitas di akar rumput," ujar Atqiya.

​Lebih lanjut, Atqiya menyampaikan bahwa PII Jawa Barat siap menjadi kepanjangan tangan edukasi di kalangan pelajar maupun masyarakat terkait literasi pangan, sekaligus membantu pemerintah mengidentifikasi tantangan distribusi pangan di berbagai wilayah di Jawa Barat.

​Menyambut baik kedatangan rombongan, Pimpinan Bulog Jawa Barat, Bapak Nurman, mengapresiasi inisiatif dan kepedulian dari PB PII dan PII Jabar. Ia memaparkan kesiapan Bulog dalam menjaga stok cadangan beras pemerintah (CBP) di wilayah Jawa Barat dan membuka ruang diskusi serta kolaborasi dengan elemen kepemudaan untuk memastikan setiap program pangan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

​Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif. Ke depan, PB PII dan PII Jawa Barat berharap kolaborasi dengan Bulog tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, melainkan berlanjut pada program-program pengawasan kebijakan dan edukasi publik yang melibatkan jaringan pelajar di berbagai daerah.