HARIAN NEGERI, Jakarta - Tangisan haru pecah dari atlet para atletik putri Indonesia, Tiwa, usai memastikan medali emas nomor 1.500 meter putri klasifikasi T11, T13, dan T20 pada ASEAN Para Games 2025 Thailand. Kemenangan bersejarah itu diraih dalam final yang berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Rabu malam.
Atlet berusia 29 tahun tersebut tampil impresif dengan mengungguli dua wakil tuan rumah Thailand, Orawan Kaising dan Prawatto Phaewa, yang masing-masing harus puas di posisi kedua dan ketiga.
“Saya banyak diremehkan, tapi hari ini saya bisa membuktikan kemampuan saya dengan mempersembahkan medali emas,” ujar Tiwa sambil menangis tersedu-sedu.
“Apalagi ini debut saya, jadi medali ini sangat berkesan,” tambahnya.
Tiwa mencatatkan waktu 5 menit 19,35 detik. Sementara itu, Orawan Kaising finis dengan waktu 5 menit 26,20 detik dan Prawatto Phaewa membukukan 5 menit 36,58 detik.
Ia mengungkapkan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang konsisten selama menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) serta latihan mandiri.
“Sebenarnya kondisi pinggang dan punggung saya sedang sakit. Karena itu, kemenangan ini terasa semakin spesial,” kata Tiwa.
Pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, Indonesia menurunkan total 56 atlet yang berlaga di berbagai nomor para atletik, di antaranya lari 100 meter, 1.500 meter, lempar lembing, tolak peluru, serta balap kursi roda.

Komentar