HARIAN NEGERI, Jakarta - Tim bersepeda kontinental asal Malaysia, Terengganu Cycling Team (TSG), resmi meluncurkan skuad untuk musim kompetisi 2026 dengan target merebut kembali posisi teratas peringkat tim Asia UCI, setelah sebelumnya enam kali mendominasi klasemen regional tersebut.
Advisor TSG Danny Feng mengatakan pembaruan skuad menjadi bagian dari strategi tim untuk menjaga konsistensi prestasi di tengah persaingan balap sepeda Asia yang semakin ketat.
“Tujuan utama kami adalah kembali ke puncak,” kata Danny Feng dalam keterangan resmi saat peluncuran tim bersama sponsor utama Polygon Bikes, Jumat.
Untuk meningkatkan daya saing, TSG mendatangkan sejumlah pembalap internasional berpengalaman. Zeb Kyffin dari Inggris direkrut setelah mencatatkan kemenangan etape pada Tour de Langkawi 2025. Sementara sprinter asal Prancis, Pierre Barbier, bergabung usai membukukan dua kemenangan etape pada Sharjah Tour 2024 bersama UCI ProTeam Wagner Bazin WB.
TSG juga memberi ruang bagi pembalap muda sebagai bagian dari program regenerasi. Juan Pedro Lozano Navarro asal Spanyol dan Fergus Browning dari Australia masuk dalam skuad 2026. Browning sebelumnya meraih gelar King of the Mountains pada Tour Down Under 2025.
Dari jalur pembinaan internal, TSG mempromosikan Muhammad Haizam dan Muhammad Qayyim yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan di level kontinental.
Selain itu, tim tetap mempertahankan sejumlah pembalap andalan. Adne van Engelen dari Belanda tercatat sebagai juara umum Tour of Thailand 2024. Vadim Pronskiy dari Kazakhstan, mantan pembalap Astana, dinobatkan sebagai Pembalap Asia Terbaik pada Tour of Hainan 2025. Mathias Bregnhøj dari Denmark juga kembali menjadi tumpuan tim setelah mencatatkan hasil konsisten di berbagai balapan Asia.
Kepemimpinan tim masih dipercayakan kepada Nur Amirull Fakhruddin, kapten tim yang juga peraih medali emas SEA Games 2023 serta tiga kali juara nasional balap jalan raya Malaysia. Ia didukung sejumlah pembalap Malaysia lainnya, termasuk Nur Aiman Mohd Zariff.
Musim 2026 juga menandai penggunaan sepeda Polygon Helios dengan balutan warna oranye. COO TSG Cik Din menyebut warna tersebut merepresentasikan semangat baru tim dalam menghadapi musim kompetisi mendatang.
Bagi Polygon Bikes, kemitraan dengan TSG dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan balap sepeda Asia.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk menembus kompetisi tingkat tertinggi sekaligus membina generasi baru pembalap internasional,” kata CEO Polygon Bikes Steven Wijaya.
Dalam kesempatan peluncuran tersebut, TSG turut memberikan penghormatan kepada legenda sprint Malaysia, Harrif Saleh, melalui penyerahan sepeda khusus dan prosesi simbolis. Harrif dikenal sebagai satu-satunya pembalap Malaysia yang memenangi tiga etape Le Tour de Langkawi serta meraih kemenangan balapan berlisensi UCI di Eropa.
“TSG menghargai perjalanan setiap pembalap dan menjaga sejarah tim,” ujar Brand Marketing Polygon Bikes Veronica Vivin.

Komentar