HARIAN NEGERI, Jakarta - Pelatih Tim Para Atletik Indonesia Slamet Widodo menegaskan timnya tidak terbebani dengan target 25 medali emaspada ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 yang akan berlangsung di Thailand pada 20–26 Januari.
“Kami sampaikan kepada tim pelatih dan atlet agar target 25 medali emas ini tidak dijadikan beban, melainkan tantangan untuk bertanding dengan penuh semangat. Dengan begitu target bisa tercapai,” kata Slamet Widodo dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Kamis.
Tim para atletik Indonesia menurunkan 56 atlet yang telah menjalani persiapan maksimal melalui pemusatan latihan nasional di Solo, Jawa Tengah. Slamet menyebut sekitar 40 persen dari atlet yang dibawa merupakan wajah baru yang akan menjalani debut di ajang olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Menurut Slamet, seluruh atlet dipersiapkan untuk menghadapi lawan-lawan berstatus atlet internasional, terutama dari Thailand yang berperan sebagai tuan rumah dan diprediksi menjadi pesaing utama Indonesia.
“Saingan kita dari dulu memang Thailand, apalagi sekarang mereka tuan rumah. Otomatis mereka lebih siap, terutama di nomor-nomor yang dipertandingkan,” ujarnya.
Dari sisi non-teknis, Slamet menilai tidak ada kendala berarti. Kondisi cuaca Thailand dinilai tidak jauh berbeda dengan Indonesia, sementara venue pertandingan telah memenuhi standar internasional.
“Saya yakin para atlet bisa cepat menyesuaikan diri,” katanya.
Sementara itu, atlet para atletik Indonesia I Kadek Dwi Purwana Yasa menyatakan siap menjalani debutnya di ASEAN Para Games 2025 dan bersaing memperebutkan medali. Atlet asal Bali tersebut mengaku tidak merasa tertekan menghadapi persaingan karena telah berpengalaman tampil di ajang internasional.
“Persiapan saya sudah 100 persen, baik mental maupun fisik. Tidak ada rasa gugup karena sebelumnya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan internasional,” kata Kadek.
Kadek sebelumnya tampil gemilang pada Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab, dengan menyumbangkan tiga medali emas. Pada ASEAN Para Games 2025, ia akan turun di nomor lempar cakram, lempar lembing, dan tolak peluru, dengan lempar cakram menjadi nomor andalannya.
“Untuk lawan belum terlalu mengetahui, tapi saya bertekad bisa meraih emas di nomor lempar cakram,” ujarnya.
Cabang olahraga para atletik akan dipertandingkan pada 21–25 Januari 2025 di 80th Birthday Anniversary Commemorative Stadium, Nakhon Ratchasima. Seluruh atlet dan ofisial para atletik Indonesia telah tiba di Thailand pada Kamis (15/1) sehingga memiliki waktu adaptasi sebelum memasuki masa pertandingan.

Komentar