HARIAN NEGERI, Jakarta - Tim nasional (timnas) sepak bola cerebral palsy Indonesia mengawali langkah gemilang di ASEAN Para Games 2025 Thailand setelah menundukkan Malaysia dengan skor telak 3-0 pada laga babak penyisihan. Pertandingan tersebut berlangsung di Football Stadium, Nakhon Ratchasima Rajabhat University, Senin sore.
Kemenangan Indonesia ditentukan lewat dua gol kapten tim Muhammad Yahya Hernanda pada menit keempat dan ke-22, serta satu gol tambahan dari Mulyana Rizky pada menit ke-30+3. Pelatih kepala timnas sepak bola cerebral palsy Indonesia, Yanuar Dhuma, mengakui para pemain sempat mengalami ketegangan di awal laga. Namun, situasi tersebut mampu diatasi dengan baik.
“Saat awal laga kami sempat grogi, tetapi pemain mampu tampil tenang dan menguasai permainan, khususnya saat eksekusi tendangan dari luar kotak penalti,” ujar Yanuar usai pertandingan.
Ia menambahkan, kemenangan atas Malaysia menjadi modal penting bagi skuad Garuda untuk menghadapi laga-laga selanjutnya melawan Filipina, Thailand, dan Myanmar.
“Pertahanan Malaysia cukup ketat, jadi kami harus mengandalkan tendangan jarak jauh. Untuk pertandingan berikutnya, saya optimistis kami bisa menyapu bersih laga penyisihan. Target utama kami adalah emas, dan yang paling realistis adalah menembus final,” katanya.
Kapten tim, Yahya Hernanda, menilai keberhasilan tim tak lepas dari disiplin dalam menjalankan instruksi pelatih.
“Kami menjalankan arahan pelatih dengan baik. Ke depan kami akan terus memperbaiki kesalahan, terutama di awal laga, agar bisa tampil lebih kuat pada pertandingan berikutnya,” kata pemain bernomor punggung 10 itu.
Timnas sepak bola cerebral palsy Indonesia diperkuat 14 pemain yang terdiri dari klasifikasi fisik FT1 (berat), FT2 (sedang), dan FT3 (ringan). Sesuai regulasi, setiap klasifikasi wajib diwakili dalam tujuh pemain yang berada di lapangan. Jalannya pertandingan berlangsung ketat pada menit-menit awal. Indonesia membuka keunggulan melalui gol Yahya Hernanda pada menit keempat, memanfaatkan umpan Hafthah Hans Linduadi Wicaksono. Gol tersebut membuat Malaysia tampil lebih bertahan.
Meski terus menekan, Indonesia belum mampu menambah gol hingga turun minum, dengan skor sementara 1-0.
Memasuki babak kedua, skuad Garuda tampil lebih agresif. Kombinasi operan pendek antarpemain semakin efektif dan kerap merepotkan lini belakang lawan. Upaya tersebut membuahkan hasil saat Yahya kembali mencetak gol lewat sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-22.
Keunggulan Indonesia kian lengkap setelah Mulyana Rizky mencetak gol ketiga pada menit ke-30+3 melalui tendangan akurat ke sudut kiri gawang Malaysia. Hingga laga berakhir, Malaysia tak mampu membalas, dan skor 3-0 menutup pertandingan untuk kemenangan Indonesia.

Komentar