HARIAN NEGERI, Jakarta - Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Kalimantan Barat sukses menggelar Advance Leadership Training (ALT) yang berlangsung pada 9–15 Mei 2026 di Yayasan Qur’anul Fajar, Pontianak, Kalimantan Barat.

Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut tersebut diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari tiga wilayah, yakni Kalimantan Barat, Maluku Utara, dan Jawa Barat. Seluruh peserta resmi diikrarkan setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan dan proses pembinaan kepemimpinan selama sepekan.

Koordinator Tim Advance Leadership Training, Melisa, mengatakan bahwa ALT merupakan ruang pembentukan kader pemimpin umat dan bangsa yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta semangat pengabdian.

Hal tersebut disampaikan Melisa kepada tim media usai prosesi pembacaan ikrar peserta ALT, Jumat (15/5/2026).

“Advance Leadership Training bukan hanya proses kaderisasi formal, tetapi juga momentum pembentukan karakter dan komitmen perjuangan kader Pelajar Islam Indonesia untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujarnya.

Melisa yang juga menjabat sebagai Ketua Korpus Korps PII Wati menitipkan pesan kepada seluruh peserta agar terus menjaga nilai perjuangan, memperkuat kapasitas diri, serta menghadirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Ia berharap para alumni ALT mampu menjadi pelopor, penggerak, dan penjaga nilai keislaman serta kebangsaan di daerah masing-masing.

“Kami berharap seluruh peserta yang telah diikrarkan dapat menjadi kader pemimpin yang tetap menjaga idealisme, memperkuat keilmuan, dan terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

Advance Leadership Training menjadi bagian dari komitmen Pelajar Islam Indonesia dalam memperkuat tradisi kaderisasi dan menyiapkan sumber daya kader yang adaptif terhadap tantangan zaman, namun tetap berpegang pada nilai Islam dan keindonesiaan.