HARIAN NEGERI - Bali, Kamis (19/2/2026), BIM by ITBM Bali sukses menyelenggarakan ajang BIM Business Competition 2026. sebagai wadah pengembangan kreativitas dan inovasi mahasiswa di bidang bisnis. Kompetisi ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan bisnis yang solutif, aplikatif, serta selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Sebanyak 40 kelompok mendaftarkan diri dalam kompetisi ini, dan 22 kelompok diantaranya mengumpulkan paper bisnis untuk mengikuti tahapan seleksi. Kompetisi diawali dengan proses penyusunan dan pengumpulan proposal bisnis, kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan substansi oleh dewan juri.
Dari hasil penilaian tahap awal, terpilih 18 tim finalis untuk mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan dewan juri. Setelah melalui sesi presentasi dan tanya jawab yang kompetitif, 4 tim terbaik melaju ke babak penentuan untuk memperebutkan posisi juara utama.
Daftar Pemenang BIM Business Competition 2026
Berdasarkan hasil penilaian akhir dewan juri, ditetapkan para pemenang sebagai berikut:
- Juara 1: CIRCULOX – Muhammad Muhaimin, Nabila Haura Husna, Olivia Agustina Salsabila
- Juara 2: TRIO SENJA – Putu Damar Dhyana, I Komang Mardika, Shendy Human Ari Nata
- Juara 3: GHS – Putu Suartini, Ni Kadek Rina Juniartini, Sumianto Sidiq Pamungkas
Selain juara utama, panitia juga menetapkan 10 tim sebagai Pemenang Favorit, yaitu: HTS, TRIO SENJA, BITPOINT, CIRCULOX, ALLINOIL TEAM, PURE WATER PROJECT, BRIDGE TO FUTURE, FRESH GUARD, HYDRONET TIM, dan GHS.
Inovasi Berbasis SDGs: Solusi dari Ampas Kopi
Salah satu tim yang menjadi sorotan dalam kompetisi ini adalah TRIO SENJA. Tim ini mengangkat inovasi pengolahan limbah ampas kopi untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production).
Mengusung konsep ekonomi sirkular, TRIO SENJA memanfaatkan limbah ampas kopi dan sekam padi untuk diolah menjadi pupuk organik yang dapat digunakan kembali oleh petani. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan solusi terhadap peningkatan limbah kopi sekaligus mendukung sektor pertanian secara berkelanjutan.
Komitmen Kampus dalam Mendorong Inovasi Berdampak
Ketua Panitia BIM Business Competition 2026, I Gede Andika Wira Teja, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendorong lahirnya ide bisnis yang tidak hanya inovatif, tetapi juga berdampak sosial.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu menyusun konsep bisnis yang baik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata terhadap permasalahan di masyarakat,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan BIM Business Competition 2026, BIM by ITBM Bali menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berorientasi pada praktik nyata serta relevan dengan kebutuhan industri dan isu keberlanjutan. Ajang ini diharapkan dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

Komentar