HARIAN NEGERI, Jakarta– China menorehkan sejarah dalam cabang olahraga seluncur cepat (speed skating) setelah meraih medali perunggu dari nomor pursuit beregu putra pada Selasa (17/2) di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.

Medali tersebut menjadi yang pertama bagi China di nomor tersebut sepanjang sejarah partisipasinya di Olimpiade Musim Dingin sejak nomor itu dipertandingkan pertama kali pada 2006.

Tim China yang diperkuat Liu Hanbin, Wu Yu, dan Li Wenhao menumbangkan Belanda di Final B dengan keunggulan tipis 0,09 detik. Mereka mencatatkan waktu 3 menit 41,38 detik, sekaligus menjadi pencapaian terbaik China di nomor pursuit beregu putra.

Sementara itu, Italia merebut medali emas melalui Davide Ghiotto, Andrea Giovannini, dan Michele Malfatti dengan catatan waktu 3 menit 39,20 detik di Final A. Amerika Serikat (AS) harus puas dengan medali perak.

Di cabang ski Nordik nomor kombinasi (Nordic Combined), atlet Norwegia Jens Luraas Oftebro kembali menunjukkan dominasinya dengan merebut emas keduanya pada Olimpiade kali ini. Ia mencatat waktu 24 menit 45,0 detik, unggul atas Johannes Lamparter (Austria) dan Ilkka Herola (Finlandia).

Norwegia juga menambah satu emas lagi dari cabang ski bebas (free ski) nomor big air putra melalui Tormod Frostad, yang memastikan kemenangan lewat lompatan terakhirnya, mengungguli atlet AS Mac Forehand.

Di cabang hoki es putra, Republik Ceko memastikan tiket perempat final setelah mengalahkan Denmark 3-2. David Kampf dan Roman Cervenka mencetak dua gol krusial dalam selang 69 detik pada periode kedua untuk membawa Ceko menghadapi Kanada di babak berikutnya.

Dominasi juga ditunjukkan Jerman pada nomor bobsleigh ganda putra dengan menyapu bersih podium. Johannes Lochner dan Georg Fleischhauer memastikan gelar juara dengan total waktu gabungan 3 menit 39,70 detik.

Pada cabang seluncur indah nomor tunggal putri, Ami Nakai dari Jepang memimpin klasemen program pendek. Rekan senegaranya, Kaori Sakamoto, peraih medali perunggu Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, berada di posisi kedua dengan 77,23 poin. Sementara juara dunia bertahan Alysa Liu dari AS menempati peringkat ketiga dengan 76,59 poin.

Dengan tambahan dua emas pada hari tersebut, Norwegia semakin kokoh di puncak klasemen perolehan medali emas sementara, menegaskan dominasinya di ajang olahraga musim dingin paling bergengsi dunia ini.