HARIAN NEGERI, Jakarta – Dua petinju Republik Dominika, Noel Reyes Capeda dan Victor Santillan, akan saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara dunia sementara (interim) kelas bantam super versi World Boxing Association (WBA) di Santo Domingo pada 21 Februari mendatang.

Dalam keterangan resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat, WBA menyebut duel ini sebagai pertarungan penting yang berpotensi menentukan penantang utama berikutnya di divisi bantam super.

Reyes (19-4, 15 KO) memasuki laga ini dalam momentum krusial di ujung kariernya. Petinju berusia 39 tahun asal La Vega itu tengah menikmati kebangkitan dalam dua tahun terakhir dengan serangkaian kemenangan impresif yang mengantarkannya ke peringkat keenam dunia versi WBA.

Kekuatan utama Reyes terletak pada pukulan kerasnya, tercermin dari rasio knockout (KO) yang tinggi. Gaya agresifnya membuat ia sangat berbahaya di ronde-ronde awal, di mana ia kerap berusaha mengakhiri laga lebih cepat. Pertarungan ini menjadi peluang emas bagi Reyes untuk mengukuhkan perjalanan panjangnya dengan raihan gelar juara dunia pertama.

Di sisi lain, Santillan (15-2, 6 KO) hadir sebagai representasi generasi baru tinju Republik Dominika. Petinju asal La Romana itu dikenal dengan teknik yang matang, pergerakan kaki yang lincah, serta kecerdasan taktis di atas ring. Gaya bertarungnya dirancang untuk meredam agresivitas lawan dan mengumpulkan poin demi poin.

Santillan bukan nama asing di panggung internasional. Ia pernah menghadapi petinju Jepang, Tenshin Nasukawa, yang memberinya pengalaman penting menghadapi tekanan laga besar.

Secara gaya, pertarungan ini menghadirkan duel klasik antara kekuatan pukulan dan teknik. Reyes diperkirakan akan langsung menekan sejak bel pertama demi memaksimalkan power-nya, sementara Santillan kemungkinan memilih pendekatan disiplin dengan menjaga jarak, memperpanjang pertarungan hingga ronde-ronde akhir, dan mengandalkan penilaian juri.

Duel ini diprediksi berlangsung sengit dan menjadi salah satu laga paling dinantikan di kancah tinju Amerika Latin awal tahun ini.