HARIAN NEGERI - Tangerang, Senin (1/6/2026), Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GP Al Washliyah) Provinsi Banten memberikan dukungan penuh atas tindakan tegas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang dalam menertibkan truk tanah dan parkir liar di sejumlah ruas jalan protokol.
Wakil Ketua PW GP Al Washliyah Provinsi Banten, Yanto, menyatakan bahwa langkah yang diambil Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang beserta jajaran merupakan solusi konkret dalam membenahi tata kelola transportasi dan ruang publik di Kota Tangerang.
"Kami mengapresiasi keberanian dan ketegasan Dishub dalam menyisir titik-titik parkir liar dan menindak truk tanah yang melanggar aturan. Langkah ini tidak hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi parkir resmi," ujar Yanto dalam keterangan persnya, Selasa (02/06/2026).
Lebih lanjut, Yanto menekankan bahwa penertiban ini berdampak langsung pada kenyamanan sektor pariwisata daerah. Dengan hilangnya parkir liar yang semrawut, akses menuju destinasi wisata di Kota Tangerang menjadi lebih mudah dan tertata.
"Penertiban ini sangat penting untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan kendaraan bagi pengunjung wisata. Wisatawan yang datang ke Kota Tangerang kini merasa lebih aman memarkirkan kendaraannya di tempat yang sudah disediakan, tanpa harus terganggu oleh penyempitan jalan akibat truk tanah atau parkir ilegal," tambahnya.
GP Al Washliyah Banten berharap momentum ketegasan ini terus dipertahankan secara konsisten. Yanto menilai, penegakan Perwal Nomor 93 Tahun 2022 terkait jam operasional truk tanah harus dibarengi dengan pengawasan ketat di lapangan demi keselamatan warga.
"Jika parkir liar bersih dan truk tanah disiplin pada jam operasionalnya, wajah Kota Tangerang akan semakin baik. PAD meningkat, pariwisata tumbuh, dan masyarakat merasa terlindungi saat berkendara. Kami berdiri bersama Dishub untuk mewujudkan ketertiban ini," tutup Yanto.


Komentar