HARIAN NEGERI, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menegaskan bahwa pencairan bonus bagi atlet dan pelatih SEA Games 2025merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan penghargaan yang layak dan tepat waktu kepada insan olahraga nasional.
“Ini adalah bentuk perhatian nyata Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada para atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama bangsa. Negara hadir, tidak hanya memberi apresiasi, tetapi juga memastikan atlet mendapatkan penghargaan yang layak dan tepat waktu,” kata Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
KOI menilai kepastian penyaluran bonus memiliki arti penting bagi atlet, tidak hanya sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, tetapi juga sebagai jaminan perlindungan serta keberlanjutan karier olahraga mereka.
Pada SEA Games 2025, Indonesia mencatatkan prestasi bersejarah dengan menempati peringkat kedua klasemen akhiruntuk pertama kalinya sejak 1995. Kontingen Merah Putih mengoleksi 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu, melampaui target awal sebesar 80 medali emas.
Menurut KOI, pencapaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, federasi cabang olahraga, pelatih, ofisial, dan atlet, yang berjalan seiring dengan dukungan kebijakan negara terhadap pembinaan olahraga nasional.
Penyaluran bonus atlet dan pelatih dilakukan secara langsung dan transparan, dengan total nilai mencapai Rp465,25 miliar, mencakup nomor perseorangan, ganda, hingga beregu.
Selain pemberian bonus, pemerintah bersama KOI juga mendorong literasi keuangan bagi atlet agar apresiasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bekal jangka panjang, sejalan dengan komitmen negara dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan.

Komentar