HARIAN NEGERI - Jakarta, Selasa (19/5/2026), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia audiensi ke DPP Hidayatullah dalam membangun sinergitas program dakwah dan keummatan di Indonesia. 

Audiensi bersama DPP Hidayatullah tersebut di terima langsung oleh Ketua Bidang Organisasi, Wasekjend I, Ketua Departemen Pembinaan dan Pengembangan Organisasi, Sekjend Pemuda Hidayatullah dan Sekjend HIMA Hidayatullah. 

Dalam audiensi tersebut, terasa begitu cair dalam diskusi. Selain itu pihak Hidayatullah menjelaskan fokusnya pada bagaimana membangun izzul islam wal muslimin untuk membangun Indonesia. 

Menyambut hal tersebut, PB PII siap berkolaborasi dengan DPP Hidayatullah dalam membangun Da'i muda dan pelajar keummatan, serta dalam advokasi keummatan di Indonesia. 

IMG-20260521-WA0001
 

Ketua Umum PB PII, Kevin Prayoga menjelaskan bahwa PB PII Periode 2026-2028, mempunyai ikhtiar agar pemimpin di Negeri ini dari Ummat Islam.

"PB PII mempunyai keinginan, di Indonesia kedepan harus dari Ummat Islam, maka saat ini kami gunakan tagline Level Up, agar mempunyai target naik level," ujar Kevin, Selasa (19/5/2026). 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal, Imaduddin mengatakan bahwa PB PII memiliki program Pelajar Pemberdaya, dimana program itu membina pelajar di pelosok desa untuk bisa berdampak. 

"PB PII memiliki Program Pelajar Pemberdaya, program ini agar pelajar bisa berdampak di desa. Nah mungkin bisa berkolaborasi dalam membangun Da'i - Da'i muda di setiap wilayah yang dibina oleh Hidayatullah secara langsung," kata Imaddudin. 

Lebih lanjut Staff Bidang Lingkungan Hidup, Agung Gumelar menjelaskan bahwa PB PII saat ini juga sedang fokus-fokusnya pada Lingkungan Hidup dan melakukan Gerakan Pelajar Cinta Lingkungan. 

"PB PII hari ini juga sedang fokus-fokusnya mengkaji Problematika Lingkungan serta sedang merancang gerakan pelajar cinta lingkungan sebagai bentuk advokasi langsung PII terhadap Problematika Lingkungan terhadap Keummatan," ucap Agung. 

Dengan Audiensi PB PII bersama DPP Hidayatullah bukanlah pertemuan sekali saja. Akan tetapi dapat menjadi pertemuan selanjutnya dan dapat berkolaborasi agar membangun kejayaan Ummat di Indonesia.