Oleh: Agus Handoko (Mahasiswa ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang Serang)

Pembangunan di Provinsi Banten dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan yang cukup pesat, terutama di sektor industri dan infrastruktur. Letak geografis yang strategis membuat Banten menjadi daerah tujuan investasi, khususnya di kawasan perkotaan dan industri. 

Pertumbuhan ekonomi ini menjadi indikator keberhasilan pembangunan, namun belum sepenuhnya mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Di balik pertumbuhan tersebut, masih terlihat kesenjangan pembangunan antarwilayah di Banten. Daerah perkotaan seperti Tangerang Raya berkembang jauh lebih cepat dibandingkan wilayah selatan dan pedesaan.

Ketimpangan ini menyebabkan perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan, sehingga tidak semua masyarakat merasakan dampak positif pembangunan.

Pembangunan yang terlalu berfokus pada industri juga menimbulkan tantangan sosial dan lingkungan. Aktivitas industri sering kali berdampak pada pencemaran lingkungan serta perubahan sosial di sekitar kawasan industri. Jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang ketat, pertumbuhan ekonomi justru dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat.

Pemerataan pembangunan seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan perlu ditingkatkan di wilayah yang tertinggal. Dengan demikian, masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Selain infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga sangat penting. Pendidikan dan pelatihan kerja harus disesuaikan dengan potensi daerah agar masyarakat lokal mampu bersaing dan berperan aktif dalam pembangunan. Tanpa SDM yang unggul, pertumbuhan ekonomi hanya akan dinikmati oleh kelompok tertentu.

Pembangunan Banten juga perlu mengoptimalkan potensi sektor lain seperti pertanian, kelautan, dan pariwisata. Sektor-sektor ini dapat menjadi alternatif penggerak ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. Diversifikasi pembangunan akan mengurangi ketergantungan pada industri dan memperkuat perekonomian daerah.

Pada akhirnya, pembangunan Banten harus mampu menyeimbangkan antara pertumbuhan dan pemerataan. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya angka ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. Dengan kebijakan yang tepat dan berpihak pada rakyat, Banten dapat berkembang secara adil dan berkelanjutan.