HARIAN NEGERI, Jakarta - Hasil Orleans Masters 2026 yang melahirkan juara dari empat negara berbeda menjadi gambaran ketatnya persaingan bulu tangkis dunia, sekaligus alarm bagi Indonesia menjelang Piala Thomas 2026.

Tuan rumah Prancis mencuri perhatian dalam turnamen yang berlangsung di Palais des Sports tersebut dengan merebut dua gelar melalui sektor tunggal putra dan ganda campuran.

Pada tunggal putra, Alex Lanier keluar sebagai juara setelah mengalahkan kompatriotnya Toma Junior Popov dengan skor 21-11, 21-13 dalam partai final sesama pemain Prancis. Dominasi ini menegaskan kekuatan sektor tunggal putra Prancis yang juga diperkuat Christo Popov.

Performa tersebut menjadi perhatian bagi Indonesia karena Prancis akan menjadi salah satu lawan di Grup D Piala Thomas 2026 bersama Thailand dan Aljazair.

Dengan kekuatan pemain muda seperti Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov, Prancis berpotensi memberikan perlawanan sengit bagi Indonesia yang mengandalkan nama-nama seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan Moh. Zaki Ubaidillah.

Selain tunggal, fleksibilitas Toma Junior Popov yang dapat bermain di ganda putra bersama Christo Popov atau berpasangan dengan Thom Gicquel menambah kekuatan tim Prancis dalam format beregu. Gicquel sendiri sukses merebut gelar ganda campuran bersama Delphine Delrue.

Sementara itu, Jepang juga menunjukkan konsistensi dengan merebut dua gelar melalui Nozomi Okuhara di tunggal putri serta pasangan Sumire Nakade/Miyu Takahashi di ganda putri.

China mengamankan satu gelar lewat pasangan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi yang menjuarai sektor ganda putra.

Secara keseluruhan, hasil Orleans Masters 2026 menjadi gambaran awal kekuatan para pesaing Indonesia menuju Piala Thomas 2026 yang akan digelar di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang. Indonesia sendiri masih menjadi negara tersukses di ajang tersebut dengan koleksi 14 gelar.