HARIAN NEGERI, Jakarta - Ganda putra Indonesia Muh. Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino menegaskan tetap menjaga fokus dan tidak ingin terbebani pencapaian gelar juara pekan lalu setelah memastikan tempat di babak kedua Indonesia International Challenge 2025.

Pasangan unggulan pertama itu meraih kemenangan 16-21, 21-17, 21-19 atas wakil Malaysia Goh Boon Zhe/Wong Vin Sean di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu.

“Kami tidak mau memikirkan hasil kemarin, tidak mau bawa-bawa gelar juara. Kami mau fokus lagi dari awal, step by step. Semoga besok diberikan kemenangan,” ujar Daniel dalam keterangan resmi PP PBSI.

Pekan lalu, Putra/Edgar keluar sebagai juara setelah menundukkan pasangan Korea Selatan Son Hyun Cho/Sun Ik Jindengan skor 20-22, 21-19.

Pada laga hari ini, Daniel mengakui gim pembuka berjalan kurang sesuai harapan karena keraguan dalam mengambil keputusan dan kurang maksimal dalam bertahan.

“Alhamdulillah hari ini dikasih kemenangan tanpa cedera. Tadi kami main sangat ragu-ragu dan kurang enak, terutama saya pribadi dari defence dan drive yang tidak in,” katanya.

Ia menambahkan banyak bola setengah justru berhasil dipotong lawan, sehingga mereka harus mencari poin melalui serangan balik dan variasi servis. Namun tekanan sebagai juara pekan lalu tidak mereka jadikan beban, melainkan memilih memulai kembali dari nol.

Sementara itu, Putra mengatakan adaptasi bermain pada sesi pagi turut mempengaruhi performa mereka. Meski terbiasa latihan pagi, ia mengakui atmosfer pertandingan berbeda.

“Baru pertama kali main pagi dan hawanya beda. Latihan memang pagi, tapi pertandingan baru kali ini. Mainnya jadi kurang tenang, buru-buru, dan kaku,” ujar Putra.

Ia menilai lawan tampil lebih tenang dan mampu memberi tekanan ketika keduanya belum stabil.

“Lawan cukup bagus, mereka lebih tenang dan bisa mengatur. Berbeda dengan kami yang sedang tertekan jadi terburu-buru,” ucapnya.

Putra/Edgar selanjutnya akan tampil di babak 16 besar menghadapi pemenang laga sesama wakil Indonesia Revand Harianto/Akmal Nurrahman melawan Gilang Krisandi Toyo Pratama/Erwin Rendana Purnomo.