HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Prabowo Terima Usulan Menkeu untuk Hentikan MBG'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial.

Hasil Pemeriksaan Fakta

Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan. Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan.

Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Mini Kawo” pada Selasa (10/2/2026) berisi narasi:  Hingga Jumat (20/2/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 16.300-an tanda suka dan 7.500-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 390 kali. Tim Pemeriksa Fakta Tim Redaksi Harian Negeri (Tim Redaksi Harian Negeri) memasukkan kata kunci “prabowo menerima usulan menteri keuangan untuk menghentikan mbg” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi Prabowo yang membenarkan klaim. Tim Redaksi Harian Negeri lalu memanfaatkan Google Lens  untuk memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan cnbcindonesia.com “Video: Prabowo Puji Kesuksesan Program Ekonomi 'Jokowinomics'”, tayang Rabu (8/11/2023). Diketahui, konteks asli foto adalah momen Prabowo menghadiri Sarasehan 100 Ekonom 2023  yang diselenggarakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bersama CNBC Indonesia pada Rabu (8/11/2023). Prabowo Subianto (saat itu masih menjadi calon presiden) memaparkan pentingnya ekonomi berbasis Pancasila yang tertuang dalam UUD 1945. Sebagai informasi, dilansir dari bbc.com, anggaran program MBG tahun 2026  mencapai Rp335 triliun yang dialokasikan untuk menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat (termasuk anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).  Program ini memicu polemik serius, salah satunya terkait sumber pendanaan yang dinilai menggerogoti anggaran pendidikan. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel atau pernyataan resmi yang membenarkan klaim “Prabowo terima usulan menteri keuangan untuk menghentikan MBG”. Salah Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1FfcnS3eC4/ https://tinyurl.com/2p6bzfv9

Kesimpulan

Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori HOAKS / SALAH. Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.


Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli