HARIAN NEGERI - Sebuah video yang diklaim menunjukkan demonstrasi besar-besaran di kediaman Donald Trump untuk menuntut penghentian perang telah beredar luas di media sosial. Tim Cek Fakta Harian Negeri melakukan verifikasi mendalam terhadap konten tersebut dan menemukan ketidaksesuaian fakta yang signifikan.

Hasil Cek Fakta

Verifikasi menunjukkan bahwa video yang diunggah akun Instagram "Arteranews" pada 6 Maret 2026 merupakan materi arsip yang telah dimanipulasi konteksnya. Unggahan tersebut telah mendapatkan interaksi tinggi dengan lebih dari 66.000 suka dan 8.000 pembagian ulang hingga 9 Maret 2026. Penelusuran Redaksi mengungkap bahwa cuplikan video tersebut sebenarnya berasal dari peristiwa kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol Amerika Serikat. Materi tersebut merupakan bagian dari liputan stasiun televisi Fox 32 Chicago tentang peringatan kelima serangan tersebut. Video asli menampilkan pendukung Donald Trump yang menyerbu Gedung Capitol untuk menolak hasil Pemilihan Presiden 2021. Narasi yang menyertai unggahan telah mengubah konteks peristiwa menjadi demonstrasi anti-perang di kediaman mantan presiden tersebut.

Kesimpulan

Konten yang beredar tersebut merupakan contoh disinformasi dengan memanfaatkan materi arsip untuk membangun narasi yang tidak sesuai fakta. Praktik semacam ini dapat menyesatkan publik dan memengaruhi persepsi terhadap isu-isu politik internasional. Redaksi mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang beredar, khususnya yang berkaitan dengan peristiwa politik global. Literasi digital menjadi krusial dalam mencegah penyebaran konten yang telah dimanipulasi konteksnya.

Sumber rujukan: Data Asli