HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Video "Pembuatan Telur Sintetis"'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial.

Hasil Pemeriksaan Fakta

Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan. Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan.

Beredar unggahan video [arsip] dari akun X “FaGtng” pada Selasa (3/2/2026). Unggahan beserta narasi : “Pagi lur...., Waspada dengn makanan apa pun , telur saja bisa di buat manusia dengan hasil yang sama.  Ya Allah.., Ngeri zaman canggih , mana buatan Allah dan mana buatan manusia kita sulit membedakannya.”  Hingga Kamis (12/2/2026) unggahan telah mendapatkan 535 tanda suka, 97 komentar dan telah dibagikan ulang 286 kali. Tim Pemeriksa Fakta Tim Redaksi Harian Negeri (Tim Redaksi Harian Negeri) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa potongan video pertama yang memperlihatkan proses pengawetan telur diketahui merupakan pembuatan century egg atau telur seribu tahun, yakni metode kuliner tradisional Tiongkok yang mengawetkan telur dengan campuran tanah liat, abu, garam, kapur tohor, dan sekam padi. Proses serupa dapat ditemukan pada unggahan kanal YouTube The Food Ranger Show berjudul “Thousand Year Old Egg” pada Jumat (4/10/2024). Potongan video kedua yang memperlihatkan telur bercangkang transparan merupakan proses pembuatan mainan menyerupai telur, bukan telur sintetis untuk konsumsi. Klaim serupa telah dibantah sejumlah media berbahasa Mandarin, seperti Sohu.com dan Sina.cn sejak April 2017.  Sementara itu, potongan video ketiga yang memperlihatkan mesin pemilahan dan pengepakan telur merupakan aktivitas pabrik peternakan unggas. Proses serupa pernah dimuat oleh sejumlah situs luar negeri pada 2018 serta dapat ditemukan pada unggahan kanal YouTube Egg Machine dan Dyno Conveyors. Adapun potongan video keempat yang menampilkan telur kenyal pecah saat ditekan merupakan mainan berbentuk egg squishy atau egg splat ball. Mainan ini banyak dijual di berbagai platform e-commerce dan pernah diunggah akun YouTube Sharo_movie pada 2021. Salah Sumber: https://x.com/FaGtng/status/2018470082805166451 https://archive.ph/wip/LEm6S

Kesimpulan

Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori HOAKS / SALAH. Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.


Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli