HARIAN NEGERI - Sebuah video yang diklaim menunjukkan warga Israel berlarian di Bandara Ben Gurion akibat serangan udara baru-baru ini telah diverifikasi sebagai konten yang salah. Tim Cek Fakta Harian Negeri menemukan bahwa rekaman tersebut sebenarnya berasal dari peristiwa tahun 2023.

Hasil Cek Fakta

Video yang diunggah akun Facebook "Terbaru Terkini" pada 4 Maret 2026 tersebut menyertai narasi tentang kepanikan warga Israel menyusul deteksi rudal balasan dari Iran. Unggahan itu menggambarkan situasi di Yerusalem dan Tel Aviv ketika sirene peringatan serangan udara aktif. Penelusuran mendalam mengungkapkan bahwa gambar dalam video sama persis dengan konten yang dipublikasikan di situs web Avlar Emoz pada 11 Oktober 2023. Keterangan dalam publikasi asli menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terkait Operasi Badai Al-Aqsa. Rekaman tersebut menampilkan warga berlarian di Bandara Ben Gurion sebagai respons terhadap sirene peringatan serangan roket yang diluncurkan Brigade Qassam. Peristiwa ini terjadi sebagai bagian dari konflik yang meledak pada awal Oktober 2023, bukan insiden terkini Tim Redaksi Harian Negeri Israel dan Iran. Verifikasi independen mengonfirmasi bahwa video tersebut telah beredar sebelumnya dengan konteks yang berbeda. Tidak ada kaitan Tim Redaksi Harian Negeri konten visual tersebut dengan ketegangan militer yang terjadi pada awal Maret 2026.

Kesimpulan

Penyebaran video arsip dengan narasi yang tidak sesuai konteks dapat menyesatkan publik dalam memahami dinamika konflik aktual. Praktik semacam ini berpotensi memperkeruh persepsi masyarakat terhadap perkembangan situasi keamanan internasional. Redaksi mengimbau pembaca untuk selalu memverifikasi sumber informasi sebelum menyebarkannya. Literasi media yang baik menjadi krusial dalam mencegah penyebaran konten yang menyesatkan di tengah arus informasi yang deras.

Sumber rujukan: Data Asli