HARIAN NEGERI, Jakarta – Petinju Armenia Vartan Arutyunyan tampil impresif dengan menghentikan tuan rumah Georgiy Yunovidov untuk merebut gelar juara dunia sementara (interim) kelas bridger (101,6 kg) World Boxing Association(WBA).
Pertarungan yang berlangsung di Traktor Ice Arena itu berakhir pada ronde keenam setelah Arutyunyan melancarkan rentetan hook keras tanpa henti yang memaksa wasit menghentikan laga melalui technical knockout (TKO).
Sejak awal pertandingan, Yunovidov tampil disiplin dengan pendekatan teknis yang terukur. Ia mengandalkan pergerakan kaki, kontrol jarak, serta pukulan lurus untuk menjaga tempo dan mencegah lawan masuk ke jarak idealnya. Strategi tersebut sempat membuat Arutyunyan kesulitan menemukan celah untuk melancarkan serangan bersih.
Namun, Arutyunyan menunjukkan determinasi tinggi dengan terus menekan ke depan. Ia memotong sudut ring, memaksa pertarungan jarak dekat, dan secara konsisten memberikan tekanan fisik yang mulai mengganggu ritme permainan Yunovidov.
Titik balik terjadi pada ronde kelima ketika kombinasi tajam Arutyunyan diawali pukulan lurus dan diakhiri hook keras menjatuhkan Yunovidov ke kanvas. Meski mampu bangkit dan melanjutkan ronde, kondisi petinju Rusia itu mulai menurun.
Memasuki ronde keenam, Arutyunyan meningkatkan intensitas serangan. Ia mendorong Yunovidov ke tali ring dan melancarkan kombinasi hook bertubi-tubi tanpa jeda. Yunovidov kesulitan menghindar maupun memberikan balasan efektif. Melihat situasi yang berpotensi membahayakan, wasit akhirnya menghentikan pertandingan demi keselamatan sang petinju.
Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi Arutyunyan yang kini mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan 11 kemenangan, termasuk tujuh kemenangan KO/TKO. Gelar interim WBA tersebut merupakan sabuk dunia pertamanya dan menegaskan posisinya sebagai kekuatan baru di divisi 224 pon (bridgerweight).
Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan bagi Yunovidov yang kini mencatatkan 11 kemenangan dan dua kekalahan. Ia gagal mempertahankan gelar interim WBA yang baru diraihnya pada Juli 2025 dalam laga pertahanan perdananya.
WBA menyatakan kemenangan tersebut menempatkan Arutyunyan di jalur menuju laga unifikasi melawan juara reguler kelas bridger, Muslim Gadzhimagomedov, yang berpotensi menentukan peta kekuatan divisi bridgerweight di level dunia ke depan.

Komentar