HARIAN NEGERI, Jakarta - Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino mengecam keras tindakan Amerika Serikat (AS) dalam operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Kecaman tersebut disampaikan Padrino melalui rekaman video pernyataan resmi yang beredar ke publik.
Dalam video tersebut, Padrino menyebut operasi militer AS sebagai tindakan pengecut dan menuding pasukan AS bertindak sangat kejam saat melakukan penangkapan terhadap Maduro.
“Tindakan Amerika Serikat menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya adalah tindakan pengecut,” ujar Padrino dalam video itu.
Ia mengklaim bahwa operasi penangkapan tersebut menewaskan mayoritas pasukan pengamanan presiden, termasuk personel militer Venezuela dan warga sipil yang berada di lokasi kejadian.
“Militer Amerika Serikat telah membunuh sebagian besar tim keamanan presiden, tentara, dan juga warga sipil,” kata Padrino dalam rekaman video tersebut.
Padrino menegaskan bahwa tindakan AS merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela dan hukum internasional. Hingga kini, pemerintah Venezuela disebut masih melakukan pendataan terkait jumlah korban tewas dalam operasi tersebut.
Penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat memicu ketegangan di Venezuela serta gelombang kecaman dari pemerintah dan pendukung Maduro, sementara situasi keamanan di Caracas dilaporkan masih belum stabil.
Sumber Video :

Komentar