HARIAN NEGERI, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai upaya pemersatu seluruh lapisan masyarakat di Taman Fatahillah, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.

Acara ini bertujuan mempererat ikatan sosial antara pemerintah dan masyarakat dengan mempertemukan warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan golongan secara langsung di ruang publik.

Melalui perpaduan tradisi silaturahmi dan teknologi modern seperti video mapping, kegiatan ini tidak hanya merayakan kebersamaan tetapi juga menegaskan identitas Jakarta sebagai kota global yang harmonis.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andhika Permata, menekankan bahwa acara ini menjadi momentum nyata dari silaturahmi yang inklusif, di mana semua elemen masyarakat memiliki panggung yang setara untuk berinteraksi dan saling memaafkan.

Doa lintas agama menjadi pembukaan Halal Bihalal Jakarta dengan tujuan menjaga kerukunan di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta, sementara kegiatan ini juga menjadi wadah promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di ibu kota.

Pemanfaatan arsitektur bersejarah Taman Fatahillah sebagai kanvas digital melalui Video Mapping menjadi simbol penghormatan sejarah kota dan inovasi wisata, sementara ruang ekspresi bagi talenta muda turut dihadirkan dalam bentuk instalasi cahaya, seni, dan pertunjukan musik dari Orchestra Purwacaraka.