Banda Aceh – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan tengah membangun hubungan industrial yang tidak hanya berhenti pada tahap harmonis, tetapi berkembang menjadi transformatif sebagai kunci untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.
Menurut Menaker, hubungan industrial transformatif tercipta saat manajemen dan serikat pekerja memiliki visi dan strategi bersama, sehingga keduanya bergerak searah dalam mendorong kemajuan dan produktivitas.
Pernyataan tersebut disampaikan Menaker saat menutup kegiatan Dialog dan Edukasi Kesetaraan Syarat Kerja dalam Pengaturan Perjanjian Kerja Bersama untuk Meningkatkan Produktivitas di Perusahaan, serta Penguatan Teknik Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial pada Perusahaan BUMN/BUMD, di Banda Aceh, Kamis (25/9/2025) malam.
“Visi dan strategi bersama menjadi kunci menghadirkan gerakan peningkatan produktivitas. Manajemen dan serikat pekerja memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi, sehingga terbentuk praktik bersama berorientasi pada kemajuan perusahaan,” ujar Menaker.
Ia menggambarkan hubungan industrial transformatif sebagai sinergi dua roda penggerak yaitu manajemen dan pekerja. Jika sebelumnya perusahaan hanya bertumpu pada satu roda penggerak, kini kedua pihak bergerak selaras, menciptakan kekuatan yang lebih berkelanjutan.
“Selama ini perusahaan hanya bergerak dengan satu roda gigi. Sekarang bergerak dengan dua roda gigi, yaitu manajemen dan pekerja atau buruh. Jadi, bukan hanya harmonis, tetapi transformatif, bergerak maju bersama,” imbuhnya.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Indah Anggoro Putri menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya ini memiliki dua aspek, yaitu kesetaraan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Menurutnya, kedua aspek tersebut saling melengkapi dan menjadi fondasi terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan, sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 13 Tahun 2023 Ketenagakerjaan.
“Kesetaraan di tempat kerja akan menciptakan keadilan, penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang efektif akan menghadirkan kepastian. Keduanya yaitu keadilan dan kepastian di tempat kerja akan bermuara pada satu tujuan bersama, yaitu meningkatkan produktivitas kerja,” ujar Indah.
Ia lebih lanjut mengatakan, dalam konteks BUMN/BUMD, penerapan prinsip kesetaraan dan keadilan memiliki arti yang sangat strategis. BUMN/BUMD tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai agen pembangunan (agent of development) dan role model yang dapat menjadi teladan dalam praktik-praktik baik ketenagakerjaan, khususnya hubungan industrial.
Data Kementerian BUMN menunjukkan bahwa hingga akhir 2024, kontribusi BUMN terhadap APBN mencapai ratusan triliun rupiah. Pencapaian ini tidak lepas dari produktivitas tenaga kerja di setiap BUMN/BUMD. ""Produktivitas tersebut dapat terwujud apabila tercipta hubungan kerja yang inklusif, setara, bebas diskriminasi, serta adanya mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang efektif,"" ucapnya.
TERPOPULER:
HMI Cabang Ternate Desak Kapolres Proses Pelaku Penyerangan Pawai Obor Malam Takbiran di Tobelo
Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar BLiSPI U-17 ke Turnamen Internasional di Thailand
PB WI Kirim 24 Atlet ke Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026 di Tianjin
Wakasad Dukung Akademi Sepak Bola Malut United, Ternate Dinilai Punya Tradisi Kuat
Polda Banten Imbau Wisata Alternatif dan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Anyer–Cinangka
Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum Selama Libur Lebaran 2026
Saliba Cedera, Prancis Panggil Lacroix untuk Uji Coba Lawan Brasil dan Kolombia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah dengan Podium Moto3 GP Brasil 2026
Presiden Prabowo Dorong Reformasi Internal TNI dan Polri
Guardiola Tak Pernah Bosan Juara, Manchester City Rebut Piala Liga Inggris
HMI Cabang Ternate Desak Kapolres Proses Pelaku Penyerangan Pawai Obor Malam Takbiran di Tobelo
Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar BLiSPI U-17 ke Turnamen Internasional di Thailand
PB WI Kirim 24 Atlet ke Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026 di Tianjin
Wakasad Dukung Akademi Sepak Bola Malut United, Ternate Dinilai Punya Tradisi Kuat
Polda Banten Imbau Wisata Alternatif dan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Anyer–Cinangka
Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum Selama Libur Lebaran 2026
Saliba Cedera, Prancis Panggil Lacroix untuk Uji Coba Lawan Brasil dan Kolombia
Veda Ega Pratama Ukir Sejarah dengan Podium Moto3 GP Brasil 2026
Presiden Prabowo Dorong Reformasi Internal TNI dan Polri
Guardiola Tak Pernah Bosan Juara, Manchester City Rebut Piala Liga Inggris
Nasional
Saturday, 27 Sep 2025 | 00:00 WIB
Menaker Dorong Hubungan Industrial Transformatif, Kunci Tingkatkan Produktivitas
Afian Dwi Prasetiyo - Harian Negeri
Tag:
Rekomendasi
Most Popular
1


Komentar