HARIAN NEGERI - Morowali, Jumat (20/3/2026), Di penghujung bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Cendikia Society bersama Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Menui Kepulauan (IPPMMK) Palu menutup rangkaian kegiatan sosialnya dengan aksi nyata yang menyentuh hati: distribusi buku Iqra kepada para santri di TPA Ar-Rahman, Desa Buranga, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali sebuah wilayah yang terletak di ujung timur Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam mendukung peningkatan literasi Al-Qur’an sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak yang tengah belajar mengenal huruf-huruf hijaiyah. Penyaluran buku Iqra tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang lebih layak, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam jiwa generasi muda.
Ketua Umum IPPMMK Palu, Najar Ramli, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam membangun peradaban melalui pendidikan keagamaan, terutama di wilayah kepulauan yang masih membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di daerah terpencil juga memiliki akses yang layak untuk belajar Al-Qur’an. Semoga bantuan kecil ini menjadi cahaya yang terus menyala dalam perjalanan mereka menuntut ilmu,” ungkap Najar.
Apresiasi juga datang dari pengajar TPA Ar-Rahman, Ustad Rahmat Manguntu, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa bantuan buku Iqra tersebut sangat membantu proses belajar mengajar di TPA.
“Kami sangat bersyukur atas kepedulian dari Cendikia Society dan IPPMMK Palu. Bantuan ini bukan hanya buku, tetapi juga semangat baru bagi anak-anak untuk lebih giat belajar membaca Al-Qur’an,” tutur Rahmat Manguntu, penuh haru.
Kehadiran kedua organisasi ini pun disambut hangat oleh masyarakat Desa Buranga. Antusiasme warga mencerminkan harapan besar agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut, menjangkau lebih banyak wilayah, dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Momentum ini menjadi penegas bahwa semangat Ramadan tidak hanya berhenti pada ritual ibadah, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi dampak sosial. Dari desa kecil di ujung negeri, secercah cahaya telah dinyalakan cahaya yang diharapkan terus tumbuh menjadi lentera peradaban.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Cendikia Society dan IPPMMK Palu meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun generasi Qur’ani yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia di Menui Kepulauan dan sekitarnya.


Komentar