HARIAN NEGERI - Makassar, SMK Nasional Makassar sukses melaksanakan kegiatan “Islamic Youth Camp” yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XI pada tanggal 14–15 Mei 2026 di lingkungan SMK Nasional Makassar sebagai bagian dari pembinaan karakter, mental, dan spiritual peserta didik sebelum memasuki dunia industri melalui program Praktik Sistem Ganda (PSG).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Muda yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia” ini awalnya direncanakan berlangsung selama tiga hari. Namun, karena adanya miskomunikasi teknis dengan pihak yayasan, seluruh materi akhirnya dipadatkan dan dilaksanakan selama 2 hari 1 malam tanpa mengurangi esensi dan tujuan utama kegiatan.

Berbagai materi pembinaan diberikan selama kegiatan berlangsung, di antaranya tentang ekspektasi diri, citra diri seorang Muslim, akhlak, Dinul Islam, hingga pengenalan tujuan dan eksistensi Pelajar Islam Indonesia (PII). Materi-materi tersebut dibawakan langsung oleh kakak-kakak dari Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Sulawesi Selatan yang hadir sebagai instruktur kegiatan.

WA_1778875832042
 

Selain pembinaan materi, peserta juga mengikuti berbagai permainan edukatif dan pembentukan karakter seperti Balap Sarung dan Goyang Dumang yang melatih kekompakan, serta permainan Astronot yang melatih kepemimpinan dan kepercayaan antaranggota tim.

Yang menarik dalam kegiatan ini adalah kuatnya nilai toleransi yang tumbuh di lingkungan sekolah. Siswa-siswi non-Muslim tetap berada di lokasi kegiatan dan ikut menginap bersama panitia dan guru-guru untuk membantu menyiapkan konsumsi serta kebutuhan peserta selama kegiatan berlangsung. 

Semangat kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa toleransi tidak hanya diajarkan lewat teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Panitia kegiatan sendiri merupakan siswa-siswi SMK Nasional Makassar yang sebelumnya telah mengikuti Leadership Basic Training. Mereka dipercaya menjadi pelaksana kegiatan sebagai bentuk penguatan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Humas SMK Nasional Makassar, Fatimah Fitria, menyampaikan bahwa sertifikat kegiatan Islamic Youth Camp menjadi salah satu syarat administrasi bagi siswa sebelum diberangkatkan magang ke dunia industri.

WA_1778875844201
 

Menurut beliau, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk mental dan kepribadian siswa.

“Kami berharap murid-murid SMK Nasional Makassar yang nantinya keluar ke dunia industri memiliki adab yang baik, punya inisiatif, mampu bekerja sama, dan tetap menjaga nama baik sekolah di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Yayasan Wakaf Merdeka Perguruan Nasional Makassar, Djauharini Palangkey. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya memberikan motivasi kepada peserta, tetapi juga turut membimbing dan membetulkan bacaan Q.S. Al-Fatihah peserta. Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada ananda Farel yang berani tampil membaca Al-Qur’an pada sesi pembukaan kegiatan.

Pihak sekolah dan yayasan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Sulawesi Selatan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pemikirannya untuk membersamai peserta didik SMK Nasional Makassar.

Kerja sama ini diharapkan dapat terus terjalin dalam upaya melahirkan pelajar Muslim yang cendekia, berakhlak, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Belajar, Berjuang, Berakhlak — Menjadi Generasi Terbaik.”