HARIAN NEGERI, Jakarta – Petenis muda Ceko, Jakub Mensik, mencatatkan kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menumbangkan petenis nomor dua dunia, Jannik Sinner, pada babak perempat final Qatar ExxonMobil Open di Doha, Jumat WIB.

Mensik menang 7-6(3), 2-6, 6-3 dalam pertarungan berdurasi dua jam 12 menit, sekaligus memastikan tiket semifinal untuk menghadapi petenis Prancis, Arthur Fils.

“Sejujurnya, saya tidak tahu,” ujar Mensik saat ditanya bagaimana ia menuntaskan laga tersebut, dikutip dari ATP. “Sebelum pertandingan, saya sudah tahu kualitas Jannik. Dia orang yang hebat, juara yang hebat. Apa yang telah dia lakukan di awal kariernya saja sudah sangat mengesankan, jadi saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit.”

Meski demikian, petenis 20 tahun itu datang dengan mentalitas untuk menang. Ia tampil tanpa gugup di set penentu dan menunjukkan ketangguhan mental, terutama setelah sempat kehilangan momentum di set kedua.

Menurut statistik ATP, Mensik memenangi 82 persen (49/60) poin dari servis pertamanya. Ia juga menyelamatkan empat break point, termasuk keluar dari tekanan 0/40 pada awal pertandingan, sebelum mengunci set pertama lewat tie-break dengan forehand keras yang tak mampu diantisipasi Sinner.

Sinner sempat bangkit pada set kedua dengan memenangi empat gim beruntun dari kedudukan 2-2. Mensik kehilangan konsistensi di garis servis dan membuat tiga kesalahan ganda, termasuk dua yang berujung kehilangan servis.

Namun di set ketiga, unggulan keenam itu kembali agresif. Ia mematahkan servis di gim pembuka dan penutup set penentu untuk memastikan kemenangan atas petenis yang baru menjalani debutnya di Doha tersebut.

Kemenangan ini menambah catatan impresif Mensik melawan pemain Top 5. Ia kini memiliki rekor 4-2, termasuk kemenangan atas anggota ATP No.1 Club Novak Djokovic serta Sinner.

Mensik, yang telah mengoleksi gelar ATP Tour keduanya pada 2026 setelah menjuarai Auckland awal tahun ini, kini membidik final Doha keduanya.

Di semifinal, ia akan menghadapi Fils yang baru kembali berkompetisi awal bulan ini setelah absen panjang akibat cedera punggung. Fils mengaku terkejut dengan performanya yang cepat kembali kompetitif.

“Saya tidak tahu bahwa saya akan bermain sebaik itu secepat ini,” kata Fils. “Anda tidak tahu apa yang diharapkan ketika kembali dari cedera selama enam hingga delapan bulan. Saya cukup senang dengan cara saya bermain sekarang.”

Semifinal di Doha menjadi ujian berikutnya bagi dua petenis muda yang tengah menanjak, dalam upaya mereka mengukuhkan posisi di jajaran elite tenis dunia.