HARIAN NEGERI - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen Sentral di Jakarta Pusat telah kembali dibuka untuk masyarakat. Ia menjelaskan, JPO Senen Sentral baru bisa dibuka karena terhambat masalah administrasi dan komunikasi."memberi manfaat bagi masyarakat,"Setelah mengalami kerusakan akibat aksi unjuk rasa pada 2025 lalu, JPO Senen Sentral diperbaiki oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Sedangkan pengelolaan operasionalnya di bawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta."Untuk Halte Senen ini pada waktu renovasi dilakukan menjadi Jaga Jakarta itu ada kontribusi dari pemerintah pusat melalui PUPR.
Jadi ini masalah administrasi saja," ujar Pramono di Puskesmas Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6).Pramono pun mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk membuka operasional JPO Senen Sentral agar memberikan manfaat kepada masyarakat."Sekarang saya sudah memerintahkan untuk mulai dari kemarin dioperasionalkan secara menyeluruh dan sudah beroperasi, mudah-mudahan memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.Ia pun meminta agar persoalan administrasi dan komunikasi yang terhambat seperti ini tidak lagi terjadi, sehingga tidak merugikan masyarakat."Nah, surat-menyurat dan sebagainya jangan sampai kemudian mengganggu, menghambat kebutuhan masyarakat untuk segera memanfaatkan JPO itu," kata Pramono.Sekadar diketahui, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Senen Sentral di Jakarta Pusat kembali dibuka untuk masyarakat pada Kamis 4 Juni 2026 pukul 18.00.
Seluruh pekerjaan perbaikan JPO tersebut telah selesai dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.


Komentar