HARIAN NEGERI - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat H Tedy Rusmawan, AT, MM menyoroti penetapan pengelola baru Bandung Zoo yang baru-baru ini telah ditetapkan Pemerintah Kota Bandung. Tedy berharap hadirnya pengelola baru mampu membawa perubahan signifikan terhadap kualitas pelayanan, kesejahteraan satwa, hingga akses masyarakat terhadap destinasi wisata edukasi tersebut.Diketahui, Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai pemenang lelang pengelolaan Bandung Zoo.
Perusahaan tersebut memenangkan proses seleksi dengan mengedepankan aspek konservasi, kesejahteraan satwa, serta pengembangan wahana edukasi bagi anak-anak.Menanggapi hal tersebut, Tedy Rusmawan menyampaikan apresiasi atas telah ditetapkannya pemenang lelang sehingga kepastian pengelolaan Bandung Zoo dapat segera berjalan.“Terkait Bandung Zoo, saat ini sudah ada pemenangnya, yakni PT Fauna Land Ancol.
Tentu kita berharap pengelola baru dapat menghadirkan perubahan yang lebih baik,” ujar Tedy.Politisi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jabar itu meminta pengelola baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengunjung sehingga Bandung Zoo semakin nyaman, edukatif, dan menjadi destinasi favorit masyarakat.“Kita meminta kepada pemenangnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengunjung,” tegasnya.Selain pelayanan, Tedy juga menekankan pentingnya komitmen pengelola dalam menjaga dan merawat seluruh satwa yang ada di Bandung Zoo. Menurutnya, aspek konservasi dan kesejahteraan satwa harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan kebun binatang.“Kami meminta pengelola untuk menjaga dan merawat satwa-satwa yang ada di kebun binatang tersebut dengan sebaik-baiknya. Kesejahteraan satwa harus menjadi perhatian utama,” katanya.Lebih lanjut, Tedy mengingatkan agar pengelola baru juga memperhatikan nasib para pekerja yang selama ini mengabdikan diri di Bandung Zoo.
Ia menegaskan, seluruh hak karyawan harus dipenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.“Para karyawan juga harus diperhatikan dengan baik, termasuk pemenuhan hak-haknya sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.Tak hanya itu, Tedy menyoroti besaran tarif masuk Bandung Zoo yang diharapkan dapat lebih terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, Bandung Zoo merupakan aset publik yang seharusnya dapat diakses secara luas oleh masyarakat.“Sesuai harapan masyarakat Kota Bandung, tarif masuk Bandung Zoo diharapkan bisa lebih terjangkau untuk semua kalangan,” ungkapnya.Ia menilai, apabila tarif masuk berada pada kisaran Rp50 ribu, maka hal tersebut cenderung hanya dapat dijangkau masyarakat menengah ke atas. Sementara bagi masyarakat menengah ke bawah, tarif tersebut masih cukup memberatkan.“Kalau tarifnya Rp50 ribu, cenderung untuk masyarakat menengah ke atas.
Bagi masyarakat menengah ke bawah tentu akan terasa berat, terlebih Bandung Zoo merupakan aset pemerintah yang sudah ada,” jelasnya.Karena itu, Tedy berharap pengelolaan baru Bandung Zoo mampu menghadirkan keseimbangan antara kualitas layanan, keberlanjutan konservasi, dan keterjangkauan tarif sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati fasilitas tersebut.“Harapannya kita bisa memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menikmati Bandung Zoo sebagai sarana rekreasi sekaligus edukasi,” pungkasnya.PT Fauna Land Ancol sendiri akan mengelola Bandung Zoo selama 26 tahun ke depan. Saat ini, proses transisi tengah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung bersama Kementerian Kehutanan agar operasional serta kesejahteraan satwa di Bandung Zoo dapat segera tertata lebih baik.(rik)


Komentar